Mind Reprogramming

Mind Reprogramming, pemrograman ulang pikiran, merupakan metode edukasi dan terapi bawah sadar untuk me-repair (memperbaiki) kondisi psikis dan mental seseorang serta mengubah (shifting) seseorang menuju kepribadian prima (personal excellent).

Menjadi pribadi yang excellent merupakan kebutuhan setiap orang yang ingin sukses dalam hidupnya. Sukses boleh diartikan apa saja sesuai dengan setting-an keyakinan dan tujuan hidupnya. Tujuan program pengembangan diri, atau sebutan saya adalah personal excellent, adalah men-setting kepribadian seseorang dalam paket pelatihan simultan untuk mendidik, mengajari dan membiasakan seseorang agar berpikir dan berperilaku excellent (prima).

Segala perilaku orang berikut fungsi tubuhnya dikontrol (dikendalikan) oleh organ tubuh luar biasa yang bernama “otak”, yang dalam pengertian dinamis adalah “pikiran”, maka edukasi dan terapi yang paling efektif adalah dilakukan terhadap pikiran (mind).

Pikiranlah yang memerintah, membimbing, mengatur dan mengendalikan seluruh organ tubuh untuk berfungsi dan bekerja, termasuk mampu mengubah (menggeser, shifting) seseorang ke kepribadian yang excellent, yang lebih baik.

Tetapi karena referensi hidup orang tidak selalu mulus dan produktif atau supported kepada hal-hal yang bisa mengarah kepada kepribadian prima, maka harus “ditata ulang” (reprogramming) untuk mengeliminasi anasir negatif dalam pikiran yang telah bercokol bertahun-tahun selama hayat dikandung badan, mengisi (installing) dengan anasir generik baru yang mampu mengubah anasir tubuh menuju kepada pribadi excellent, dan mengubah kebiasaan lama ke kebiasaan baru. Inilah mind reprograming (pemrograman ulang pikiran) untuk melakukan perubahan radikal -pengembangan diri- pada diri seseorang !

Termasuk dalam pemrograman pikiran ini adalah untuk memperbaiki kondisi psikis dan mental serta gangguan fungsi tubuh yang disebabkan oleh gangguan psikis (psikosomatis).

Edukasi dan terapi kepribadian pada pengembangan diri ini selayaknya juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari proses pendidikan kita termasuk pendidikan formal. Karena pendidikan (seharusnya) di-setting tidak hanya mencerdaskan seseorang tetapi sekaligus mencetak kepribadian prima (personal excellent). Tetapi faktanya, sekolah-sekolah kita masih terlalu sibuk dengan upaya pencapaian kecerdasan semata itupun masih sebatas pada kecakapan kognitif, dengan tolok ukur kemahiran murid dalam  menjawab soal-soal ujian. Tagihan kurikulum pun, yang berupa alat uji kompetensi murid, masih bicara tentang kecakapan tekstual. Belum ada ruang yang memadai untuk mengembangkan kecakapan kepribadian prima karena keburu kehabisan waktu.

Saya mengkhawatirkan para pelajar Indonesia terlalu larut dalam pengejaran kecerdasan teoritikal yang secuil, yang antara lain dikejar hingga menambah-nambah beban yang sudah berat dengan mengikuti aneka kursus/ les yang hanya memperbanyak beban memori otak (otak sudah lelah karena sejak jam 7 pagi hingga jam 2 atau 3 sore dijejali dengan aneka menu kurikulum!).

Pengejaran luar biasa ini tentu saja melupakan aspek “kecerdasan komprehensif” yakni kecerdasan berperilaku atau kepribadian excellent (sering disebut pula dengan “soft skill”). Termasuk dalam lingkup personal excellent ini adalah ketahanan mental. Dalam hal ini pun, persepsi para orangtua juga perlu untuk diluruskan. Mereka perlu diingatkan kembali bahwa “senjata” yang kita bekalkan kepada anak-anak kita (yakni berupa “pendidikan”) itu yang bakal mampu membuat anak-anak kita survive pada masa sekitar 20 tahun ke depan ! Senjata ampuh pada jaman mendatang adalah kepribadian prima, personal excellent (included, kecerdasan !).

Untuk menetralisasi sekaligus menginstall kembali pikiran dari timbunan memori yang tidak produktif dan tidak supported kepada kepribadian excellent inilah, saya menyelenggarakan pelatihan dan pembiasaan pengembangan diri untuk kepribadian prima (personal excellent) secara berkelanjutan dengan pemrograman ulang pikiran.

Saya mendahulukan para pelajar agar mereka tidak terlalu lama “menikmati” keterlanjuran malpraktik pendidikan yang merusak kecerdasan bawaan dan anasir positif kepribadian prima-nya. Selanjutnya, giliran para orangtua (pemilik para pelajar tersebut), agar dapat mendampingi para putra-putrinya dengan lebih baik, sekaligus menyelesaikan persoalan yang menimpa dirinya sendiri. Asumsi saya, jika masalah pribadi seorang orangtua teratasi (dengan pemrograman ulang pikiran juga tentunya), maka mereka akan dapat mendampingi pendidikan putra-putrinya dengan lebih baik dan excellent !

Pengembangan diri dengan pendekatan pemrograman (ulang) pikiran bawah sadar adalah metode paling efektif untuk menangani berbagai kasus psikis dan mental. Tidaklah berguna kecerdasan dan kepintaran seseorang jika ia tidak memiliki kepribadian yang baik atau jika ia masih terganggu oleh kondisi psikis  dan mental yang menghambat karirnya.

 

Metode Mind Reprogramming ini efektif pula untuk memacu kecepatan penyerapan informasi oleh otak (belajar).

 

Mind Reprogramming (Pemrograman Ulang Pikiran) :

Motivation Installing

Self Confidence Installing

Psycho Energizer

Mental Block Releasing

Personal Changing

Future Creating

 

Be a personal excellent ! Selamatkan anak-anak bangsa dari ancaman lost generation !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: